Postingan

Seri Wirausaha Wanita : Peduli dan Ingin tahu

Gambar
Menjadi wanita adalah karunia terbesar dalam peran keluarga, masyarakat dan dunia. Jadi jika anda apriori terhadap kontribusi wanita dalam kemajuan pendidikan keluarga, dan kemajuan ekonomi keluarga atau masyarakat , maka anda perlu merubah mind set anda agar tidak ketinggalan zaman. Di era Kartini saja peran wanita memiliki titik sentral dalam pendidikan keluarga dan ekonomi, apalagi hidup di zaman melek teknologi informasi seperti saat ini. Dalam hal ini saya tidak membicarakan kesetaraan gender karena topik utamanya bagaimana wanita bisa berperan aktif dalam berpartner berkoalisi membangun keluarga yang saya anonimkan seperti layaknya perusahaan, dimana CEO nya dan Founder yang merangkap CEO berperan bersama-sama membangun komitmen atas kemajuan usaha perusahaan mereka yaitu suami istri yang berkomitmen setia dalam menjalankan operasional perusahaan yang dikatakan keluarga tersebut diatas. Wanita memiliki karateristik dan bawaan yang kuat dan sangat membangun untuk berwira...

BEBAS BAGAIKAN BURUNG (dengan Binokular)

Gambar
Setelah beberapa kali Taman Baca Alam Riang berkesempatan  melakukan pengamatan burung  Alam Liar di kebun Raya Purwodadi, Akhirnya Binocular yang ditunggu pun sampai .Berbekal buku Panduan Lapangan dan juga Binocular ditangan, Program ini jadi lebih menantang dan membuat seluruh peserta menjadi lebih semangat. Program Pengamatan burung ini dilakukan  paling efektif adalah dipagi hari  selama 3 jam setelah matahari terbit, dan 3 jam sebelum matahri tenggelam. Kami berkesempatan berada Kebun Raya Purwodadi untuk melakukan pengamatan di sore hari sekitar pukul 15.00-17.00. untuk lebih bisa mendapatkan hasil maksimal , ada beberpa hal yang perlu dipersiapkan : 1. Binokular Binokular adalah alat bantu untuk mengamati burung pada jarak jauh, terutama burung kecil atau yang berada di area tersembunyi seperti pohon yang lebat. 2. Buku panduan inti dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui jenis burung yang kita temukan di alam liar. maka, dibutuhkan panduan berupa ...

DIBUANG SAYANG.... DARI LIMBAH PERCA JADI AKSESORIS MEWAH

Gambar
Berapa banyak dalam sehari , ibu Ela bisa membuat keset dari bahan Perca?"  Tanya mbak Tjatur dalam pelatihan UMKM beberapa waktu lalu di Kampoeng Sekolah ALam Riang.  " Kalau tidak ada kesibukan bisa 2 buah bu, tapi kalau lagi repot ya 1 keset bisa-bisa sampai 2 hari buatnya"  Jawab Ibu Ela yang jauh-jauh datang dari Kecamatan Plandaan "  ok... 1 buah keset memerlukan bahan perca yang cukup banyak, tenaga lebih besar, dan harga jual paling mahal 25-30 ribu. dan dalam 1 tahun berapa kali sih orang mau beli keset, dan 1 rumah butuh berapa banyak keset? "Kenapa ibu gak belajar bikin aksesoris dari perca. Coba banyangkan,  seorang perempuan, punya beberapa warna baju yang kadang perlu dicocokan dengan aksesorisnya. kalau kita membuat aksesoris dari perca, kita akan dapat income lebih besar dengan bahan dan tenaga yang lebih sedikit daripada membuat keset."  Tutur pengusaha asal Surabaya ini. .. Inilah latar belakang  kami di Alam Riang ...

MENTAL DASAR UKM

Gambar
Setelah diberhentikan dari sebuah perusahaan BUMN , sebut saja pak Eko, mulai mencoba merintis usaha . Dengan modal yang ada, pak Eko membuat usaha Tahu Krispi. Tahu yang hanya sekedar tahu, pada era ini menjadi naik kelas setelah ditambah nama"krispi" dibelakangnya. Pak Eko memilih menyewa Stand di depan sebuah sekolah dasar swasta Favorit. Singkat cerita, usaha Pak Eko maju pesat, dan percaya atau tidak, usaha Tahu krispi ini menembus Omset 30 juta / Bulan. Sungguh luar biasa. Ditengah suksesnya pencapaian ini, ternyata pak Eko mendapat tawaran kembali untuk bekerja, dan dengan asumsi bahwa usahanya sudah bisa berjalan sendiri, dia pun mengalihkan bisnis Tahu Krispinya kepada Sang Istri. Setelah 1 bulan ditinggal pak Eko, Bisnisnya mulai sepi, Omzet semakin menurun dan lama kelamaan usaha ini pun harus gulung tikar. KENAPA? KOK BISA? ini pertanyaan dari semua peserta seminar sehari bersama Mbak Tjatur Judi,   DIREKTUR PT ANUGRAH EFRATA JAYA ABADI di Taman Baca Alam ...

WORLD CLEAN UP DAY bersama ALAM RIANG

Gambar
Secara serentak ,15 September 2018 adalah puncak acara World CleanUp Day Indonesia . Hari ini seluruh masyarakat ikut berpartisipasi untuk membersihkan sampah. Tak mau ketinggalan dalam aksi ini, Komunitas Taman Baca Alam Riang didukung penuh oleh Green-books.org bersama melakukan aksi bersih-bersih sampah di Kebun Raya Purwodadi.  World CleanUp Day secara serentak akan dilaksanakan di 150 negara kurang lebih melibatkan sekitar 10 persen atau lebih dari 350 juta penduduk terlibat dalam aksi ini.  World Cleanup Day menjadi aksi bersih-bersih terbesar di dunia saat ini. Kebun Raya Purwodadi, yang sejatinya adalah tempat kita bermesraan dengan alam pun, tak luput dari tangan tangan malas yang membuang sampah sembarangan.  Dalam aksi ini, kami memungut sampah yang berserakan dan mengumpulkan nya dalam 1 tempat besar dan juga menempatkannya pada tempat-tempat sampah sebagai mana mestinya. ternyata aksi kecil ini, jika kita lakukan secara bersama akan bisa b...

COOKING COMPETITION KAMPOENG SEKOLAH ALAM 2018

Gambar
proses penilaian oleh juri Alhamdulillah….. Cooking Competition/ Lomba Memasak untuk Pemuda Pemudi dan Ibu Ibu Telah selesai dilaksanakan dengan lancar hari ini… Ada 9 Kelompok yang turut meramaikan lomba ini. Per kelompok terdiri dari 5 orang. Tema Cooking Competition ini adalah penganan Non Beras & Non Tepung.   Kriteria penilain lomba ini adalah 6K & 1 L (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, Kekompakan, Kostum, Kreasi & Literasi) Juri yang hadir adalah dari : 1.        Bpk. Firdaus Kasie Sosbud Kec.Tembelang 2.        Ibu. Baroroh Barir dari Stikes ICME 3.        Ibu. Eny dari SPV Dinas Sosial Kab.Jombang 4.        Ibu. Pipit Bidan Desa Pesantren 5.        Bpk. Sapari Kepala Dusun Kedung Banteng Antusias warga yang mengikuti acara ini benar benar diluar ekspektasi kami. Para peserta sangat antus...

FESTIVAL LITERASI INTERNASIONAL

Gambar
8 September , diperingati sebagai Hari Literasi Internasional. atau  di Indonesia, dikenal juga dengan istilah HAI, Hari Aksara Internasional. Tahun ini, yang menjadi tuan rumah puncak peringatan HAI adalah di Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Ada begitu banyak acara yang memanjakan para penggiat Literasi  dan juga masyarakat Deli Serdang. Beberapa Acara diantaranya Mendongeng bersama Kakak Palupi dan Kak Renny . Sayangnya Kak Renny tidak bisa hadir penuh karena ada banyak acara yang memerlukan beliau sebagai pembawa acaranya. tapi, keseruan mendongeng bersama kak Palupi tetap tidak surut. Adik-adik berebut maju untuk berlatih mendongeng langsung dari Kak Palupi. Sungguh menyenangkan. Penulisan buku anak dan mendongeng bersama Kak  Debby Lukito  dan Ibu Yanti dari TBM Eveergreen Jambi. Cepuk & Paman Kala, adalah 2 tokoh yang ada di dalam 2 buku karya kakak Debby. betapa buku ini sangat disukai oleh anak-anak. ceritanya yang sederhana, tetapi sanggu...